Berobat ke Singapura
Dr Benjamin Chua, MBBS, MHSc, MRCSEd, FRCSed, FAMS
Informasi Biaya dan Konsultasi :
Biaya Konsultasi:
- Konsultasi pertama di klinik: S$200 (±Rp2.400.000)
- Konsultasi lanjutan: S$125 (±Rp1.500.000)
- Telekonsultasi: S$200 (±Rp2.400.000)
- USG Vaskular di klinik: S$150 (±Rp1.800.000)
Estimasi biaya tindakan akan diberikan setelah konsultasi awal. Seluruh biaya di atas belum termasuk GST (Goods & Services Tax).
Apa itu Disfungsi Ereksi (ED)?
ED adalah kesulitan untuk mencapai atau mempertahankan ereksi yang cukup untuk hubungan intim. Gejalanya bisa berupa ereksi yang tidak bertahan lama, berkurangnya gairah seksual, atau kesulitan mencapai ereksi meski masih ada ereksi pagi/spontan.
Kondisi ini tidak hanya memengaruhi fisik, tapi juga rasa percaya diri dan hubungan suami istri. ED sering berkaitan dengan diabetes, hipertensi, penyakit jantung, atau gangguan pembuluh darah. Jika obat dan perubahan gaya hidup tidak membantu, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.
Jenis Pengobatan
Disfungsi ereksi (ED) dapat diatasi dengan berbagai cara, tergantung pada penyebab utamanya. Bagi sebagian pria, perubahan gaya hidup seperti berhenti merokok, rutin berolahraga, menjaga berat badan ideal, atau penggunaan obat oral, sudah cukup membantu memperbaiki fungsi ereksi. Namun, bila ED disebabkan oleh gangguan pada pembuluh darah, dibutuhkan penanganan medis khusus yang lebih tepat sasaran.
Berikut adalah jenis pengobatan berdasarkan penyebabnya:
1. Angioplasti: Prosedur Minim-Invasif
Angioplasti ditujukan bagi pria dengan ED yang disebabkan karena penyempitan pembuluh darah arteri, biasanya akibat penumpukan plak (aterosklerosis). Akibatnya, aliran darah ke penis terhambat, sehingga ereksi tidak optimal.
Bagaimana Prosedurnya
Prosedur ini dilakukan dengan memasukkan kateter kecil ke dalam pembuluh darah, biasanya melalui selangkangan. Melalui kateter ini, balon kecil kemudian ditiup untuk membuka bagian pembuluh yang menyempit. Dalam beberapa kasus, dokter juga dapat memasang stent kecil agar pembuluh tetap terbuka.
Bagaimana Angioplasti Membantu
Dengan aliran darah yang lebih baik, pasien dapat mencapai ereksi yang lebih kuat dan bertahan lebih lama.
2. Embolisasi: Solusi Minim-Invasif untuk Venous Leak
Embolisasi ditujukan bagi pria dengan ED yang terjadi karena venous leak , yaitu kondisi ketika darah berhasil masuk ke penis, tetapi pembuluh vena tidak menutup rapat sehingga darah cepat keluar kembali. Hal ini membuat ereksi tidak bisa bertahan lama meskipun aliran darah masuk normal.
Bagaimana Prosedurnya
Prosedur ini dilakukan dengan memasukkan kateter halus melalui pembuluh darah di paha atau vena dorsal penis. Melalui kateter ini, dokter kemudian menyuntikkan bahan khusus berupa coil atau lem medis untuk menutup vena yang bermasalah. Dengan cara ini, aliran darah keluar yang berlebihan dapat dihentikan.
Bagaimana Embolisasi Membantu
Dengan menutup vena yang tidak berfungsi normal, aliran darah dapat bertahan lebih lama di penis. Hasilnya, ereksi menjadi lebih kuat, lebih stabil, dan tidak cepat hilang.
Fakta Penting
Prosedur embolisasi untuk venous leak masih jarang tersedia, bahkan di Singapura. Vascular & Interventional Centre (VIC) adalah salah satu dari sedikit pusat medis yang memiliki keahlian dan fasilitas untuk melakukan tindakan ini.
Manfaat Utama
- Minim sayatan, minim rasa sakit, pemulihan cepat
- Perawatan rawat jalan (pulang di hari yang sama)
- Ditangani spesialis vaskular berpengalaman di Singapura
- Dukungan pasien tersedia dalam bahasa Indonesia
Risiko & Pertimbangan
Seperti tindakan medis lainnya, ada risiko kecil seperti memar atau reaksi terhadap obat bius. Namun, tindakan angioplasti ataupun embolisasi umumnya aman bila dilakukan oleh dokter berpengalaman setelah evaluasi menyeluruh.
Pemulihan Setelah Angioplasti untuk ED
Setelah Tindakan
Pengobatan ED umumnya bukan operasi besar. Sebagian besar pasien bisa pulang di hari yang sama setelah pemantauan singkat di rumah sakit, tidak perlu rawat inap. Pada area tempat masuknya kateter mungkin muncul rasa tidak nyaman atau sedikit memar, tapi biasanya hilang dalam beberapa hari.
Kembali ke Indonesia
Pasien dari Indonesia biasanya bisa kembali ke Indonesia dalam 2–3 hari, tergantung kondisi. Tim di klinik kami di Singapura akan menyiapkan surat keterangan medis dan panduan obat agar perjalanan pulang tetap aman dan nyaman.
Masa Pemulihan
Proses pemulihan relatif cepat. Aktivitas ringan bisa dilanjutkan setelah beberapa hari, sementara aktivitas berat perlu ditunda sesuai arahan dokter. Kontrol lanjutan dapat dilakukan lewat telekonsultasi atau WhatsApp, sehingga pasien tetap merasa tenang meski sudah kembali ke Indonesia.
Tentang Dr Benjamin Chua
Dr. Benjamin Chua adalah dokter spesialis bedah vaskular dan endovaskular terkemuka di Singapura dengan pengalaman lebih dari 8.000 kasus. Beliau merupakan pendiri dan Medical Director di Vascular & Interventional Centre (VIC), pusat layanan bedah vaskular dan endovaskular yang modern di Singapura.
Lulusan National University of Singapore, Dr. Chua memperoleh beasiswa riset klinis di Duke University, Amerika Serikat, dan melanjutkan pelatihan subspesialisasi Endovascular Surgery di Melbourne, Australia. Ia juga merupakan Fellow of the Royal College of Surgeons of Edinburgh dan pernah memimpin Departemen Bedah Vaskular di Singapore General Hospital.
Keahliannya mencakup penanganan berbagai kondisi vaskular kompleks, termasuk aneurisma aorta, penyakit arteri perifer, varises, stroke prevention, hingga disfungsi ereksi akibat gangguan pembuluh darah. Beliau sering diundang sebagai pembicara di konferensi internasional dan menjadi pengajar bagi dokter-dokter di kawasan Asia Pasifik.
Di Vascular & Interventional Centre (VIC), Singapura, Dr. Chua dan timnya memberikan perawatan yang profesional dan penuh perhatian. Untuk pasien asal Indonesia, tersedia layanan konsultasi dalam Bahasa Indonesia, termasuk dukungan melalui WhatsApp dan tim pendamping khusus. Dengan pendekatan yang jelas dan mudah dipahami, pasien dapat merasa lebih tenang selama proses pemeriksaan hingga perawatan.
Proses 3 Langkah Menuju Pengobatan :
1. Chat dengan kami di WhatsApp
2. Jadwalkan konsultasi (temu muka di Singapura atau online)
3. Dapatkan rencana pengobatan yang sesuai
Seluruh proses akan didampingi oleh tim kami—mulai dari tanya jawab awal, persiapan perjalanan ke Singapura, hingga masa pemulihan setelah tindakan. Kami menyediakan panduan dan dukungan logistik untuk membantu kelancaran proses pengobatan Anda di Singapura.
Langkah pertama menuju perawatan yang tepat.
FAQ – Pertanyaan Umum
- Bagaimana cara membuat janji konsultasi?
Silakan klik tombol WhatsApp untuk terhubung dengan tim kami dan mengatur jadwal konsultasi. - Apakah tersedia telekonsultasi dari Indonesia?
Ya, Anda dapat berkonsultasi secara online(berbayar) sebelum memutuskan berobat ke Singapura. - Berapa biaya konsultasi dokter?
Perkiraan biaya konsultasi dokter adalah S$200 (belum termasuk GST). - Apakah tersedia bantuan dalam Bahasa Indonesia?
Ya, seluruh komunikasi dapat dilakukan dalam Bahasa Indonesia. - Apa langkah selanjutnya setelah konsultasi?
Dokter akan menyusun rencana pengobatan berdasarkan hasil evaluasi Anda.